Rumah Marion Rotinsulu


Tired of Friday
November 1, 2008, 12:00 pm
Filed under: Hang Out, Jalan - jalan | Tags: , , , , , , , ,

Jumat ini mulai pukul 10.00 WIB saya disibukkan dengan berbagai acara, mulai fam time di rumah tante yang di Depok till Meeting yang berakhir pukul 03.30 WIB keesokan harinya. Acara ngumpul-ngumpul keluarga seperti biasa bla..bla..bla.. tiba-tiba sepupu2ku yang masih SD ngajak ke Kidzania yang di Pacific Place. Walah Pe Er banget nih, ya udah mau gak mau ditemenin dulu mereka ke sana, setelah usai sholat jumat. Setelah itu tiba-tiba hp bergetar ada SMS masuk, dari Uun. yang isinya “Yon, ke Rumahnya Fariz sekarang diajak Toar jam 4an gitu”. Terpaksa jalan lagi, ke rumahnya Fariz untuk meeting am Bapaknya (Fadel Muhammad).

Usai dari sana jam 5, tiba-tiba nongol Ide mo ke pak Ahmad di BSD (Bumi Serpong Damai, Insan Cendekia Serpong). hayuuu. . di perjalanan tiba-tiba hp bunyi “Mas Iyon, hari Ini sibuk gak? kalo gak pak Brahmana (Parta Demokrat) mo ngajak meeting di tempat biasa jam 9 malam.” Walah gawat ini. . Berarti jadwalku seharian ini penuh. Lagi pening-pening mikirin jadwal yang padat, tiba-tiba si Uun minta kamera dan sesi photo-photo di mulai sepanjang macet di Arteri. Hahahahaha Photo-photonya dapat dilihat di sini. Bosen sesi photo-photo, kita diam sejenak, terus Uun ngomong pinjem notebook am Flashdisk untuk music dalam mobil, coz sunyi banget dan ni. yaudah diberikan dan dia mulai pilah-pilih lagu.

Mulailah diputer lagunya yang enak-enak, seperti Cokelat, Ronan Keating, Alter Bridge, Creed, and others. Tiba-tiba satu lagi HipHop terdengar dan lagu ni gak asing lagi. . yah Lagunya Saykoji yang Titlenya Jomblo. Someone in this car said “Yah This Song Special for My Friend, Mr. M (Marion)”. Emang dah bener-bener udah dipinjemin flashdisk ternyata mo ngeledek juga. . Haeheiheuh. .

Di bagian Reff yang liriknya seperti ini ”Malam Minggu dia melongok, soal cewe’ dia gak dongok, tapi dia bukan homo, dia cuma seorang jomblo“ mereka semua pada nyanyi sambil nunjuk ke saya. . aduh parah banget sehh. .

Akhirnya sampai juga kita di Insan Cendekia Serpong dan acara silaturrahim dan sesi makan-makan di mulai. . haeheuheuh. .

Jam 8 lewat dikit kita start lagi perjalanan lagi ke Bandung untuk meeting dengan partai demokrat. . Halah ini dari ujung ke ujung jadinya. . Dalam perjalanan ini tiba-tiba lagu cokelat yang judulnya salah keputer lagi, apesnya pas ni lagu diputer, mereka berdua langsung ngelirik ke saya dan berkata “this song loe banget.. hahahaha” di bagian Reff yang liriknya seperti ini, mereka berkoar lagi “Lemah. . ku Lemah, tak berdaya. . Salahkah bila. . ku tak henti mengharapkannya. . Meskipun akhirnya. . Ku tahu dia hanya membuatku terluka. .” Norak Banget deh, apalagi pas di sesi ketawa bareng sambil nunjuk-nunjuk. .

Hahaahahaha. .



ad B’Day on Bandung 21-22 March 2008 Part 4 (End)
March 28, 2008, 1:57 pm
Filed under: Jalan - jalan | Tags: ,

Di Rumah Payung (RP), kita mesen berbagai macam jenis makanan, mulai dari Nasi Bakar till Soup, minumannya bervariasi yang jelas gue lupa nama minumannya ga’ mungkin hapal satu-satu karena saking banyaknya yang makan. Uun gelisah melihat wajah gue yang agak bingung. Tampaknya dia telah mengerti dengan apa yang aku bingungkan. tiada lain adalah masalah keuangan yang ada di Kantong. Hahahahaha. Dengan lincahnya, jarinya menari-nari diatas toots handphone. dia mulai memainkan rumus matematika statistik untuk mendapatkan hasil akhir yang mendekati kebenaran. menurut perhitungan statistik harga dan jumlah orang yang ada disini, dia memperkirakan estimasi kost yang di keluarkan 400-450ribu paling mahal. dan setelah itu aku tenang karena duit yang ada cukup untuk hal tersebut. aku diam lagi dan bisa duduk dengan tenang. toar keluar dari tempat tongkrongan dan tak lama pak yusuf menelepon diriku dengan seribu pertanyaan, mengenai anggaran dan telah kujawab seribu pertanyaan dengan 1001 jawaban. sehingga selesai. Kemanakah Toar? ternyata dia pengen ganti kostum jadi “Optimus Prime (Kata Uun)”. dia menggunakan baju Transformer hitam dengan bergambarkan logo Transformer di tengah kausnya. itulah dia sang Optimus Prime. hahahahaha. . Usai makan dan transaksi pembayaran terjadi, kita melanjutkan sesi foto-foto dan tak terasa udah jam 11 malam. anak-anak minta ngePool di Dago Plaza lantai 3 ato lantai 5. gue lupa. dan sampe disana tempat full dan kita masuk buku waiting list. selama menunggu gue am irwin bercerita ini-itu. Sampai tak terasa giliran untuk dipanggil tiba, dan itu artinya kita udah bisa ngePool. . usai ngepool jam 1 malam, Gue putusin ke Masjid Salman untuk Sholat. tak berasa itu sudah jam 2 Pagi. sholat Isya’ kami tunaikan kami berpikiran untuk segera ke Lembang, karena tempat ini dulunya waktu tur anak jakarta ke bandung, tempat yang kami tidak temukan. entah siapa yang memulai keusilan mengenai cerita horor, yang jelas mereka udah mulai berkisah horor-hororan sampai pada akhirnya muncullah cerita gunung putri selama perjalanan. lumayan deg-degan juga gue dengerinnya (Dasar Penakut!!) yang jelas dari cerita itu buat gue jadi was-was. ternyata sampai di Lembang ga’ ada halangan berarti. anak2 belum puas karena ngeliat gue masih bisa ketawa2. mereka ngelanjutin dengan studi horror ke Gereja Setan belakang Hotel Grand Aquilla Pasteur. Selama perjalanan wajah gue masam banget, artinya mood Scared : On. Gue otak-atik gps phone si Irwin supaya ada kesibukan dan pikiran takut itu perlahan-lahan menghilang. (huhuhuh) anak2 udah pada ketawa2. dan saat tiba di TKP ehh ternyata gerbang kesananya di Tutup dan gue kembali seneng luar biasa. mereka tetap ga’ puas, dan tetap mencari ide berikutnya untuk membuat gue ketakutan. HAhahaahahaha. . dasar orang2 ga’ tau berterima kasih udah di traktir di giniin pula!! Hua!!! Shahnaz kembali bercerita megenai film hantu ambulance, dan dia menceritakan kalau itu kisah benar adanya sampai suatu saat mereka memutuskan untuk ke sana. dan gue untuk menutupi rasa gengsi gue kalo gue itu penakut, gue coba aja otak-atik gps untuk nyari lokasi jalan Bahu Reksa. dan ternyata kita berhasil sampai di depan TKP. ketika udah memasuki jalan Bahu Reksa, gue pura-pura tidur. dan anak2 udah pada mulai ketawa. sampai akhirnya sang Supir (Irwin) memutuskan untuk melakukan puteran sekali di TKP. ketika muter sekali gue melihat ada bungkusan terpal yang nutupin sesuatu di rumah yang ga’ berpenghuni. ternyata itu adalah TKPnya. mereka mulai memperlambat kecepatan mobil, sampai akhirnya depan rumah itu mereka nyetopin. skitar semenit gitu yang cewe’2 minta udah minta perjalanan dilanjutkan. ternyata anak2 yang dibelakang belum puas mereka minta untuk diputer dan mobilnya di deketin ke rumah karena posisi gue kalau muter balik deket ke rumah itu. Di deretan belakang, Toar, Shahnaz dan Uun udah ketawa2 lucu, ngeliat gue udah mulai takut sampai akhirnya gue marah ketika itu di benerin. gue bilang aja kek gini “Gaji lo bedua 50% untuk bulan ini gue potong!!!”. si Uun langsung diam, si Toar bilang ke Uun “biarin aja yang penting dia kesel, dan ketakutan.” ya udah si Uun kembali bersemangat buat gue kesel dan artinya mode Kesel gue : On. gue ga’ mo nengok itu pagar am mobil. tiba2 ada yang aneh si Toar yang ketawa2 langsung diam. si Shahnaz bilang kalo badan Toar udah dingin. gue minta untuk menjauhi segera itu tempat karena udah ada yang ga’ beres. udah di ingetin juga ke anak2 kita kalau nyetop depan rumahnya itu artinya menantang sang makhluk yang ada didalam, mereka ga’ ada yang percaya dan menganggap perkataan gue itu mengada2. nanti udah kejadian baru kapok! Ya sudah gue putusin untuk keluar dari lokasi dan kita ke rumah sakit aja di RSHS. Toar teriak ga’ mau tapi dia mual2 dan akhirnya pengen ngeluarin sesuatu. dia muntah juga akhirnya ketika udah nyampe di depan RSHS gue sandarin dia di Tiang Listrik biar dia keluarin semuanya dulu baru gue mo jalan lagi. ternyata itu udah jam 4 pagi. setengah limaan dia udah kembali tenang udah ga’ muntah dan gue putusin untuk cari apotik untuk beli obat do’i. karena shahnaz dan Toar keukeuh kalo dia cuma masuk angin jadi minum gastrosit. ya sudah, biar hati toar tenang kita antarkan ke apotik kemudian kita muter-muter lagi di daerah Bandung 0 KM, Tempat pembuangan soekarno, Saritem (Tempat Esek2) dan tempat esek2 laennya yang jelas banyak juga penjaja diri yang kami temukan dengan kisaran umur diatas 30 taon (udah tante2 bo’!, but just note for all reader in my Blog, we just has seen, no more!!). Acara kami lanjutkan ke kosan ray untuk nganterin dia balik, dan rencananya yang awewe’ (Cewek2) nginap di kosan dia aja. usai mengantar mereka di tempat si Ray, ternyata si Ray bilang yang cewe’2 ga’ bisa nginap disitu, karena itu asrama cowok. terpaksa gue, uun dan irwin balik lagi ke Ray untuk ngambil pasukan dan di biarin aj mereka tidur di mobil semuanya di dalam halaman parkir kosannya irwin. karena gue am uun udah ga’ kuat lagi buka matanya kita juga mutusin untuk jadikan kursi belakang sebagai tempat tidur, kursi tengan untuk cewe’ dan kursi depan si Toar dan kursi supir shahnaz. sedangkan Hakim dan Irwin tidur di kamar. waktu tak terasa udah jam setengah tujuh, matahari udah menusuk mata gue di Hari Sabtu pagi ini. shahnaz dan toar pamitan untuk ke Jatinangor dengan mobil dengan janji untuk balik lagi jam 10an jemput gue am uun untuk ke toko buku Dunia baru daerah taman sari. dan cerita tanggal 21 Maret berakhir sampai disini. Untuk cerita tanggal 22 Maret dan 23 Maret silahkan tunggu beberapa hari lagi.



ad B’Day on Bandung 21-22 March 2008 Part 3
March 27, 2008, 1:55 pm
Filed under: Jalan - jalan | Tags: ,

Well, di sela-sela mo kuliah agama ini, gue mo lanjutin cerita gue yang kemaren.

Usai makan steak kira2 jam setengah lima, kita-kita balik lagi ke rental yang tadi.Sebelumnya gue dapat kabar buruk dari nyokap yang mana salah seorang shabat gue, FAHRUL Meninggal Dunia dalam keadaan OD (Over Dosis). Insya Allah dia diterima disisi ALLAH dan di ampuni segala dosanya. . Amien. .

Dalam perjalanan ke Rental hujan mengguyur bumi jatinangor dan untungnya kita ga’ basah kuyup. karena pada saat turun di depan Rental hujan udah mulai reda walaupun dikit. . disana ga’ ada mobil sesuai kesepakatan awal (Avanza) adanya Xenia. Ya udah daripada kelamaan mending pake itu aja, dari segi ukuran sama gedenya jumlah seatnya juga sama. n Let’s go to Bandung.

Dalam perjalanan ke sana kita melalui tol cileunyi untuk mempersingkat waktu tempuh. sepanjang perjalanan suasana begitu hening tanpa keributan sampai suatu ketika Uun memancing keributan dengan melontarkan perkataan “To, dulu cileunyi Bandung bisa 15 Menit. Sekarang Koq jadi tambah lama ya?” dengan entengnya gue manasin keadaan “Iya, dulu kan waktu masih jomblo bisa bawa cewek siapa aja dalam mobil, sekarang kan udah ga’ mungkin lagi. . ” yang bikin keadaan lucu Shahnaz langsung nanya ke Toar “Emang dulu siapa yang dibawa dalam Mobil? koq aku ga’ tau!!”. Toar salah tingkah dan mengatakan “Jangan dengarkan dua orang brengsek yang memancing keadaan, daripada dengerin si Iyon yang jelasin ke kamu, mending ntar aku jelasin kalau tripnya udah selesai. .” Di belakang gue am uun ketawa cekikikan dengerin omongan mereka dari depan. . Hahahahaha

Daripada ntar nabrak si Toar lebih baik gue bilang ke Shahnaz itu semuanya ga’ bener. dan akhirnya yang di depan jadi baikan lagi dan suasana kelihatan harmonis.

Keliatannya ada yang kurang dalam perjalanan ke Bandung, si Ray! gue lupa dia!! Waduh bisa2 gue di ceramahi di Milis lagi neh, .. oleh karena itu gue langsung nanya posisinya dia lagi dimana, dan gue langsung jemput. Ternyata dia di Kampus (ITB) dan gue langsung OTW ke tempat.

Setengah enaman gue nyampe depan kampus ITB, mau masuk ga’ bisa kalau ga’ bawa KTM (Lumayan ketat kalau mobil, kalo pejalan kaki ga’ seketat ini). akhirnya kita mutusin nunggu di depan pintu masuk tepatnya deket masjid Salman. sambil nunggu, shahnaz minta dibeliin siomay am toar, gue langsung nelpon si Ray, minta dia buruan nyamperin di tempat kita. sambil menunggu aku teringat kisah si Ray yang mau rebonding 3 taon yang lalu. aku ceritain kisah itu ke anak2 dan yang terjadi anak2 semobil ketawa cekekekan. . . dan tak lama dia tiba di mobil dan gue langsung suruh dia duduk di belakang bareng kita-kita.

Perjalanan dilanjutkan ke masjid di daerah gedung sate sana (Aku Lupa namanya) yang jelas masjidnya sangat adem dan enak banget untuk sholat. kita magrib disana, setelah usah dari sholat magrib, kita muter2 tanpa arah, sampai Shahnaz teriak “Woi, ibu negara lapar negh, apa ga’ baiknya kita segera makan?” gue bingung mo makan dimana? setau gue ga’ ada tempat makan selama perjalanan. mereka memutuskan di dago atas. daerah perbukitan gitu (Tempat rumah payung). perjalanan ke sana memakan waktu 1,5 jam karena macet. dan akhirnya kita sampai di TKP (Rumah Payung).

Keknya ceritan aku break sampai disini. dosen agama islam udah mulai ngelirik bagian belakang yang sibuk dengan notebooknya dari awal jam pelajaran sampai sekarang. . hehehehehe.



B’Day on Bandung 21-22 March 2008 Part 2
March 25, 2008, 1:54 pm
Filed under: Jalan - jalan | Tags: ,

Usai sholat Jumat, gue, toar dan uun langsung lanjut ke warnet A3. deket masjid jami’ Al-Huda. kita ke sana bukan untuk browsing melainkan ngirim email ke pak yusuf (alias k’ Ucup) hasil koreksian dari gue. well gue mikirnya disana bakalan cepet ngirimnya dan proses editingnya ternyata memakan waktu 30 menit. dalam melakukan proses pengeditan tersebut, ada bau tak sedap yang datang tak di undang. setelah di telusuri ternyata datang dari kaos kaki si Toar (Uugh.. . Baunya ga’ nahan). si Uun langsung teriak “To’ kaos kaki lo udah berapa lama ga’ di cuci?!”. . .hahaahahaha. Namun, karena si Toar udah tergolong muka tebal dan udah biasa di cerca am kita-kita dia tidak mempedulikannya hanya saja, orang yang di samping dia ketika melakukan pengeditan (Gue. .) pengen muntah. .. Serius dalam melakukan pengeditan, telepon Toar tiba-tiba berdering. Shahnaz nelpon dia nanya udah di mana? si Toar bilang masih di warnet bentar lagi ngirim email. Shahnaz mengusulkan gimana ke Jatos kita bareng aja, jadi ketemuan lagi di alfa mart bunga mas. Toar mengiyakan. Email pun akhirnya selesai dikirim, dan transaksi selesai. tinggal tunggu aja kabar berikutnya dari k’ Ucup ada perubahan ato ada yang di tanyakan. tiba di luar pintu warnet, Uun mengatakan dia pengen ganti baju dulu. ya udah setelah dia ganti baju, Uun minjem parfum ke Toar, gue nawarin parfum hugo 212 Man gue, ehh di tolak katanya dia mau parfum toar. si Toar dengan pedenya ngeluarin parfum, eh ternyata body spray (Deodorant dalam bentuk koloid). Uun nanya ke dia, “ini parfum?” dengan pedenya dia menjawab “Iya, ini Parfum Un. emang kenapa?” “Koq tulisannya Body Spray?!” tanya Uun dengan nada heran. “Buktinya gue make’ ga’ ad cewe’ yang tau kalo itu body spray yg gue semprotin ke baju.” Jawab Toar dengan penuh percaya diri. Gue am Uun cengengesan denger penuturan dia. Itupun disemprotkan ke Baju si Uun dengan PeDenya. . Akhirnya kita bertiga jalan kaki menuju Bunga Mas, kira-kira 50 meter dari lokasi warnet. sesampainya disana, sekitar 5 menitan kita nunggu ketiga orang cewe’ yang lagi di kosannya Uli. tak lama setelah mereka ngumpul, hakim nelpon gue dan bertanya gue ud dimana? gue bilang aja gue udah di Bunga Mas yang deket UNPAD. dia bilang, dia mau nyusul gue disitu aja. dan gue pun nunggu dia. Dalam proses menunggu Hakim tiba di lokasi, kita ngomong-ngomong mengenai cost transportasi. Well, setelah panjang lebar ngomong sana-sini, gue putusin lebih baik gunain mobil aja. jangan pake angkot jatuh2nya lebih mahal. ya sudah kita pake mobil untuk muter-muter bandung dan sekitarnya. Hakim tiba di Bunga Mas, dan kita langsung naik angkot ke tempat peminjaman mobil di deket kampus si hakim (IPDN). karena Shahnaz bilangnya dia mo sekalian ngambil Kartu Mahasiswanya yang sempat di tahan, di Rental Mobil Tersebut. well sampai juga kita di tempat itu, dan ternyata GAK ADA MOBIL. Hahahahahhaha. . ad juga berita buruk, kartu Mahasiswa si Shahnaz udah ga’ ada juga. . udah hilang. walaupun dia sempat sebel, tapi dia bisa ngontrol emosi dia itupun karena udah di netralin suasana hatinya oleh Toar sang Pujaan Hati. . Huhuhuhuhuhuhhu Hakim mengusulkan gimana di kosannya dia aja, kira-kira 100 Meter dari lokasi ini. di Kosannya dia katanya pemilik kosnya(yang ternyata orang Gorontalo juga) ngerentalin mobil. kitapun mengiyakan dan jalan ke sana. Sesampainya disana, hasilnya pun sama (GAK ADA MOBIL). Sempat hopeless juga siy, tapi shahnaz melihat di ufuk kanan kita ada rental mobil, dia mengusulkan “Gimana kalo kita coba ke Rental di sebelah sana?” gue jawab “OKE!”. ternyata mobil ada tapi jam 5 sore. Gue Liat dan banyak yang mengusulkan itu ga’ masalah, karena sekarang udah jam 3.15 itung-itung satu jam empat puluh lima menit, kita nongkrong di Jalanan. Akhirnya anak-anak memutuskan untuk nongkrong di JATOS. karena ada 2 orang yang udah kelaparan, yaitu Uli dan Shahnaz. mereka pengen makan Steak. ya sudah gue siy iya-iya aja, karena niat gue mau jalan-jalan jadi apa salahnya mengunjungi berbagai tempat yang mereka usulkan. Well, kita naik angkot ke JATOS, dan nongkrong di OBONG STEAK. Shahnaz am uli mesen Chicken Steak, gue am anak-anak laennya minum Es Capuccino, persiapan entar malam muter-muter bandung ampe pagi. Break disini lagi soalnya gue mo kuliah Sistem Basis Data. Bu Endang udah datang.Ntar gue lanjutin cerita gue. . yang jelas Seruuuuu



B’Day on Bandung 21-22 March 2008 Part 1
March 24, 2008, 1:52 pm
Filed under: Jalan - jalan | Tags: ,

Jumat kemaren 21 Maret 2008 adalah perjalanan paling melelahkan. . Oughh. . pertama bangun jam setengah lima pagi untuk persiapan sebelum perjalanan keberangkatan ke Bandung. sebenarnya kita bertiga (Gue, Uun dan Toar) merencanakan keberangkatan setelah meeting dengan TCA selesai. ternyata meeting di Pending till sore hari dan selesai meeting jam 9 malam so’ jadinya kita putusin jam setengah delapan besok pagi kita jalan ke Bandung. Setelah usah sholat subuh dan persiapan laennya, gue menuju asrama Gorontalo. karena gue mau jalan bareng dia ke terminan UKI yang kurang akrab dengan gue. sampe di asrama Gorontalo jam 06.15 WIB, ehh ternyata dia belom bangun masiy molor. . buru2 gue bangunin. Lumayan lama waktu yang terbuang jam 7 tepat dia selesai persiapan dan kita berangkat langsung menuju UKI. Dalam perjalanan ke UKI ada satu orang lagi yg udah gelisah di sana nungguin kita, yaitu bosz Toar. Dia mikirnya kita berdua masih pada tidur. . sayangnya dia salah kali ini kita udah bangun dan udah di jalan. karena dia tau kita berdua ini susah bangun pagi. .
Hahahahahahaa. .. Dalam perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 20 menitan kita akhirnya sampe di UKI dan kita harus nyebrang jalan untuk nunggu bis yang ke arah bandung. kita berdua dengan langkah seribu menuju jembatan penyebrangan, ehh ternyata jembatan penyebrangan sedang dibenerin dan itu artinya kita harus meniru aksi film amerika yang nyebrang jalan dalam keramaian. dan aksi itu membuat hati penonton kami satu-satunya Toar berdebar2. karena dia melihat setiap langkah kami ketika menyebrang jalan adalah hal yang BODOH. karena udah tau itu jalanan umum tetap aja nekat nyebrangnya. . . Hahahaahaa. . Well, akhirnya kami sampai juga di seberang jalan. dan memulai dengan perjalanan yang gue namain “a Journey to Paris van Java”. dengan berebutan tempat duduk dengan penumpang laennya kita semua akhirnya kebagian tempat duduk walaupun misah2, ada yang duduknya di belakang ada yang di depan dan ada yang dideretan barisan paling tengah. selama 2 jam perjalanan daripada bengong ga’ ada kerjaan Toar menyodorkan suatu lembaran yang berisi cakupan hasil meeting semalam dengan TCA. lumayanlah daripada bengong mendingan ngerjain sesuatu yang bermanfaat. like it!. otak-atik budget dan menyesuaikan sehingga mendapatkan angka yang normal. akhirnya selesai dan ternyata perasaan masih lumayan jauh kira-kira sejam lagi. nah sejam itu gue gunain untuk hibernasi mata (Bobo), karena semalam keknya kurang niy tidurnya pulang meeting jam 9 nyampe kosan jam 10 dan maen game sampe jam 12 bangun stgh 5 dan itu artinya baru 4,5 jam. gue lanjutkan mimpi gue semalam. Akhirnya waktu yang tinggal sejam itu gue gunain untuk tidur. yah kira2 jam stgh 10an kita nyampe di Cileunyi. dan melanjutkan dengan angkot ke daerah yang kata Toar namanya “Bunga Mas” daerah Jatinangor sana dehh. . ya sud gue ikutin aj kata dia, karena dia jauh lebih banyak jam terbangnya di banding gue. Bener-bener hari itu adalah gue berasa jadi “orang buta”, yang mana bekerja berdasarkan panduan Toar. kalo emang dia mo ngerjain gue saat itu keknya gue ga’ tau juga. akhirnya sampai di tujuan Bunga Mas jam stgh 11 siang. sampe di situ kita makan di Emperan jalan sampingnya “A3″. A3 itu tempat makan favorit Toar dan Pasangannya(Shahnaz). Dari A3 itu kita ngobrol2 planning kita di Bandung mo kemana aja, dan EO gue (Toar dan Uun) menghubungi anak2 ICG yang ada di sekitar situ. terkumpulah beberapa anak yang ada di Jatinangor yaitu ad Shahnaz (Gue Shock abisz ngeliat Do’i badannya naiknya banyak. . . Hahaahahaha) terus Uli (Tanpa Perubahan yang berarti) dan Dhini (Sama dengan Uli belom ad Perubahan). dan Perbincangan makin seru dengan tempat tujuan yang akan kita lalui selama seharian, dan ternyata belom dapat2 juga. Hahahahahahaha! Dan gue teringat ad teman gue yang satu belom di hubungi mereka Mr. Q-Me. dan gue langsung telepon aj do’i untuk ikut gabung. Do’i gue suruh kumpul bareng anak2 di JATOS (Jatinangor Square) setelah sholat Jumat. karena waktu sholat Jumat ud tiba, gue langsung bayar dan ke Masjid bareng Uun dan Toar. yang cewe’2 (Uli, Shahnaz, dan Dhini) ke kosannya Uli dan ntar ngumpul lagi di Jatos. Gue Lanjutin besok ceritanya gue udah ngantuk banget.. . Ntar gue lanjutin lagi ceritanya.