Rumah Marion Rotinsulu


Urgensi Internet bagi Gorontalo
January 9, 2008, 1:30 pm
Filed under: Lain - Lain

Sore hari ini, saya terpikirkan akan suatu kejadian di Mailing List Gorontalo Maju 2020. yaitu adanya email yang berisikan hujatan terhadap Kepala Sekolah MAN Insan Cendekia Gorontalo. Mungkin bagi member mailing list ini sudah melupakan isi surat kaleng tersebut. tapi bagi alumni ataupun orang lain yang memiliki kekerabatan dengan almamater yang dimaksud itu adalah sebuah luka.

Mengapa demikian? Semua hal yang diutarakan dalam surat tersebut adalah palsu. akan tetapi kepalsuan tersebut bisa menyebabkan citra negatif yang timbul di wajah masyarakat awam yang tidak tau menau mengenai duduk persoalan yang telah terjadi.

Kejadian ini menimbulkan beban pikiran kepada saya sebagai seorang yang berkecimpung di dunia ICT. yaitu filtering. masalah yang sering timbul dalam mailing list seperti itu selalu adalah filtering. yaitu penyaringan informasi yang masuk ke dalam maling list. akan sangat praktis jika ada suatu system secara menyeluruh didunia ini dimana setiap berita yang masuk ke dalam mailing list terlebih dahulu di filter oleh lembaga/ instansi yang dimaksudkan dalam surat tersebut. mengapa demikian, karena tidak semua berita yang ada di dunia ini harus menjadi konsumsi publik. oleh karena itu saya terpikirkan untuk mengkaji lebih lanjut dari sistem filtering yang saya maksud.

Kendala lain yang akan timbul jika hal ini diberlakukan yaitu, setiap instansi yang ada di wilayah indonesia harus terhubung ke internet, kalau tidak sistem ini tidak akan berjalan. sekarang ini di Indonesia kesulitan dalam berkembang adalah keterbatasan akses terhadap informasi. contohnya saja di daerah saya Gorontalo. Setelah 2 tahun meninggalkan kota tersebut, saya awalnya berpikir sudah terjadi perubahan yang cukup signifikan baik infrastruktur rill dan non riil di daerah tersebut. kenyataannya setelah saya tiba di daerah tersebut. perkembangan yang terjadi mungkin bisa dikatakan 5% dari tahun ketika saya tinggalkan. kenapa demikian? akses terhadap kebutuhan informasi sangat minim. Contoh yang paling nyata yaitu harian Kompas yang harusnya terbit hari ini telah beredar hari ini pula ke seluruh wilayah Indonesia (Lazimnya seperti itu), faktanya harian kompas yang ada pada pagi hari ini di Gorontalo, adalah harian yang bertanggal sehari sebelumnya. ini seandainya maskapai yang digunakan untuk mengirimkan harian tersebut tidak mengalami kerusakan.

Sungguh menyedihkan. sebelum mengembangkan sistem filtering yang saya katakan tadi di Indonesia ini, mungkin akses informasi seperti ini yang harus dibenahi terlebih dahulu. Jaringan Internet pun tidak kala hebohnya. dari seluruh warnet yang ada di Gorontalo dan telah saya kunjungi tak satupun yang memberikan kepuasan. mengapa demikian. contoh yang paling mudah adalah kita mengakses halaman google. google adalah salah satu website teringan yang ada didunia ini (Karena minimnya gambar yang ada pada halaman index dari web tersebut). Saya membuka page tersebut membutuhkan waktu kurang lebih satu menit dari warung internet yang ada. membuka halaman yang hampir bisa dikatakan polos aja kita masih memakan waktu yang lama, apalagi yang berwarna atau email tentunya kita membutuhkan waktu lebih lama lagi. percobaan yang saya lakukan ini disaat peak (10.00 – 15.00 WITA).

Ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, akan tetapi masyarakat. seandainya masyarakat gorontalo telah sadar akan pentingnya informasi tentunya masyarakat akan menuntut pemerintah untuk mengadakan fasilitas ini jauh lebih baik lagi. pemerintah mungkin sudah memikirkan hal tersebut, akan tetapi karena dilihat nilai urgensi dan pola hidup masyarakat yang belum terlalu perlu akan akses internet yang lebih baik, makanya hal ini belum ditindak lanjuti lebih serius lagi.

Mungkin sebagian besar masyarakat kita, belum begitu merasakan nikmatnya internet. kita mungkin belum bisa membayangkan kalau beras yang telah kita panen di sawah bisa kita jual ke negara lain hanya karena internet. dan itu bukan hal yang mustahil untuk zaman sekarang ini. dengan demikian keuntungan yang kita dapatkan dari produk yang kita miliki akan jauh lebih besar. dengan internet kita tidak perlu calo lagi untuk menjual ke luar negeri. hanya dengan membuat satu halaman website dan domain .com (baca: dot com) yang berisikan produk yang kita jual, orang yang berada di ujung amerika sana akan mengetahui dagangan kita tanpa perlu kita jauh – jauh datang ke amerika untuk memperkenalkannya.

Nilai tambah lainnya yaitu nama daerah kita Gorontalo akan semakin dikenal oleh orang luar, dan itu dengan sendirinya akan menarik investor ke daerah kita dan efek terakhirnya pertumbuhan ekonomi akan lebih terasa di daerah kita.

Dengan demikian hanya dengan sedikit cost yang kita keluarkan, kita mendapatkan keuntungan maksimal, dengan kata lain internet telah memenuhi apa yang dinamakan prinsip ekonomi.


No Comments Yet so far
Leave a comment



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>